Mempelajari Bahasa Tubuh Orang Yang Berbohong


Lpkiukiu.com ~ Kebohongan tidak lagi menjadi hal yang baru bagi kehidupan zaman sekarang ini. Entah kenapa serasa tidak ada rasa malu lagi di kalangan orang-orang yang sedang berbohong. Anda membaca artikel ini pasti karena pernah dibohongi dan sudah muak dengan itu semua, benar?
Menurut penelitian Dr. Desmond Morris, bahasa tubuh tidak dapat dipalsukan. Disini saya akan menjabarkan tentang bahasa tubuh orang yang sedang berbohong. Tujuannya yaitu untuk keselamatan kita sendiri. Misalnya saat anda bernegosiasi dengan seseorang, anda dapat mengetahui orang itu berbohong atau tidak. Anda juga bisa menginterogasi suami anda kenapa sering pulang malam dan lain-lain. Namun saya tekankan disini jangan salah gunakan pembelajaran ini untuk menambah kemampuan anda dalam berbohong.
Yang saya takutkan anda akan memanipulasi bahasa tubuh anda setelah mempelajari hal ini. Jangan dilakukan, ya? Mari kita menjadi orang jujur mulai detik ini.
Baiklah saya bahas mulai dari ciri-ciri orang yang berbohong:


Dari berbagai penelitian ilmuan bahasa nonverbal, ditemukan beberapa ciri orang-orang yang berbohong yaitu:

1. Menutup mulut dan bebatuk.


Orang yang sedang berbohong akan berusaha menutup mulutnya. Hal ini dikarenakan perintah dari otak yang ingin segera menghentikan omong kosong yang dilontarkan. Charles Darwin juga melakukan penelitian bahwa gerakan menutup mulut adalah gerakan menyembunyikan sesuatu.

2. Mengusap hidung.


Gerakan ini relatif halus dan kita tidak akan menyadarinya jika kita tidak jeli. Penjelasannya adalah saat berbohong, ujung saraf halusdalam hidung terasa gatal, untuk menghilangkannya, orang akan mengusapnya dengan halus. Coba anda berbohong kepada teman anda, apakah hidung anda terasa gatal?

3. Memalingkan mata dan peningkatan jumlah kedipan.


Saat berbohong, mata akan selalu melihat ke arah lain selain lawan bicara. Bahkan sering kali mata akan menunjukkan pandangan yang kosong dengan mulut yang terus berbicara bohong. Selain itu jumlah kedipan juga meningkat karena orang yang berbohong akan gugup dan mata akan bekerja lebih cepat.

4. Memalingkan wajah.
Memalingkan wajah ada hubungannya dengan gerakan menggosok mata. Hal ini dapat terjadi setelah atau sebelum menggosok mata. Namun anda harus jeli menilai orang dalam hal ini. Seorang pemalu bisa saja tidak berani menatap mata lawan bicaranya meskipun ia berkata jujur.

5. Menggaruk leher.
Menurut penelitian Dr. Morris, gerak isyarat menggaruk leher biasanya dilakukan dengan jari telunjuk yang menunjukkan ketidak pastian dan keraguan dari apa yang telah diucapkan. Gerak ini merupakan respons dari saraf-saraf leher yang terasa gatal saat berbohong.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan mengenai bahasa tubuh orang yang berbohng. Alangkah baiknya kita menggunakan informasi tersebut dengan bijak. Bukan untuk memanipulasi bahasa tubuh kita saat berbohong, Mari kita bersama-sama berubah menjadi orang yang jujur dan lebih baik.
Previous
Next Post »